fhoto-fhoto itu….
kebahagian itu…..
akan segera tertera dalam blog ini…
2 hari kagi….
Filed under: Uncategorized | 20 Comments »
fhoto-fhoto itu….
kebahagian itu…..
akan segera tertera dalam blog ini…
2 hari kagi….
Filed under: Uncategorized | 20 Comments »
Setiap senyum itu untuk ku..
setiap butir air mata juga itu untuk ku..
dan jalan itu mengantarkan pada suatu yang aku tunggu..
aku berjalan…
dan aku mulai berlari…
hanya untuk menghampirinya..
menyapa,,
tersenyum..
menagis…
karna aku rindu…
Filed under: Uncategorized | Tagged: puisi saja | 10 Comments »

Bismillahirrahmanirrahim….
Demi Yang Mengenggam Hati, Kami tunduk dan bersujud pada-MU
Kami memohon pada Penguasa Alam, Agar kemudahan dan keberkahan menyeliputi kami
Demi menyempurnakan Agama kami dan ibadah kepada-MU kami langkahkan kaki menuju sunah rasul-MU
Pada tanggal
28-Februari-2009
Berlokasi
Perum. Tirai Mas, Kab Klari, Karawang
Kami akan melangsungkan akad nikah..
Kami memohon doa dan keihklasan semua sahabat…
SUKRI dan LOLA
Filed under: Uncategorized | Tagged: UNDANGAN | 30 Comments »

Setiap awan hitam pekat berkerjasama begitu kompak pagi ini
Tak memberi ruang untuk mentari tersenyum walau sekejap.
Seorang pemuda berdiri begitu resah dalam riuh awan hitam yang bermain
Bergemuruh…..
Entah apa yang dirisaukannya….
kakinya tak mau berhenti bergerak….
Jelas dalam sudut matanya ada banyak kebingungan…
Tapi aku yakin ini bukan karna awan hitam yang membuatnya bimbang.
Membeku…
Semua seakan membeku melihatnya begitu resah tak beralasan.
Dia membantah, ini sangat beralasan sanggahnya…
Ruangan itu bergetar mendengar teriakannya
Membeku…
Hanya kebingungan yang tersisa dalam ruang itu
Kenapa?
Ada apa dengan pemuda ceria itu?
Dihirupnya udara pagi yang dinginnya lebih dari biasanya
Ditariknya sebuah keputusan untuk meninggalkan ruang itu
Berharap tenang berjumpa kawan
Filed under: aku | Tagged: bisu, kelam, mendung | 25 Comments »

Ada rasa persahabatan yang menjulang sehingga harumnya melebehi saudara kandung, ada uluran tangan yang besar saat seluruh tubuh lemas tak bertulang karna setiap rententan permasalahan hidup. Ini cinta yang aku rasakan pada mereka yang begitu mempesona dalam bersahabat, dan aku akan setia menjaganya.. Karna suatu hari kelak saat mereka membutuhkanku, aku ingin berada paling dekat dalam membantu mereka…
Ada goresan senyum manis pada mereka, dalam setiap kerutan yang telah membuktikan pada dunia betapa tangguhnya mereka. Ada pelukan terhangat yang selalu mereka ulurkan untukku, walau diri ini selalu saja membuat mereka repot. Ada doa yang mengalir untukku dalam setiap sujud mereka. dan selalu saja ada secuil kebanggan dalam diri mereka atas kami anak-anaknya.
Dan ada hati yang setia menunggu, aku telah datang tuk penuhi janji…
Dalam Butir-butir cinta ini, aku datang memenuhi janji… Tersenyumlah…
butir-butir cinta dari sahabatku, butir-butir cinta dari kedua orang tuaku, langkah kakiku semakin yakin untuk menepati janji itu…
Filed under: aku | 14 Comments »
Cerah memberi kabar dalam cahya kuning berpenjar pada ufuk timur…
Memberi semangat bagi insan yang sedang berjuang
aku berdiri,
dan aku siap berlari…
“Aku kembali saat mentari itu telah terbit…”
Filed under: Uncategorized | Tagged: kembali, mentari | 16 Comments »

Hanya sedang ada gerimis...
Kepada 15 sahabat saya, yang telah kirim komentar untuk posting tanggal 15 Januari 2009 jam 11.00 wib
karna permintaan yang sangat mendesak posting itu harus di hapus segera.. maaf..
saya sangat menyesal telah terjadi tragedi ini.
NB: Hanya pamit selama 2 minggu aja…
Mohon doa dari semua….
(
Untuk palestinaku dan masa depanku yang sedang aku perjuangkan…
Filed under: aku | Tagged: maaf, sangat | 25 Comments »
Ada masanya kita harus berhenti sejenak untuk menengok ke sekeliling kita
kiri kanan depan belakang.. atas bawah
dan masa itulah yang saya harus jalani kali ini.
karena itu saya hendak permisi
Rehat sejenak untuk nanti (kapan-kapan) posting lagi
Salam untuk semua sahabat
(word by dieyna )
Filed under: aku | 15 Comments »

Senja berputar menuju malam dan malam tergesa-gesa mengejar pagi
Dan setiap sudut waktu itu tercium segar harum air mata para pecinta
Bukan disini, di negri yang tak pernah perduli
Tapi di suatu ruang di mana tak kenal kata perbedaan, hanya cinta.
Takala setiap pendar cahaya memberi memberi kabar gembira
Sang perindu menangis penuh keharuan, jelas kegembiraannya
Tapi saat petir datang, seluruh jiwa menebar ketakutan membara
Mereka menagis penuh ketundukan, jelas ini di luar kemampuannya
Ketika sang Nabi meminta seorang insan harapan
Ada ujian yang telah di siapkan oleh Sang Pemberi
Menguji keteguhan dan kepatuhan
Insan harapanpun begitu tegar, sang Nabi tegar berdiri
Kini bumi perjuangan terhampar bebas
Menunggu para pemberani untuk berjuang
Di bumi itu ribuan tangis telah tercipta dengan ganas
Ulah zionis pembunuh bermuka garang.
Dalam ruang tangis insan yang penuh dosa
Mencoba melihat setiap peristiwa yang tertangkap mata
Sang pecinta yang mencari makna
Saudaraku yang tertimpa musibah
Sang suami yang berdoa mendapatkan insan penerus
Dan bumi para nabi yang terbakar hangus
Dalam ruang tangis, di mana setiap hikmah berusaha digali.
aku berharap kalian berjuang dalam kehidupam seorang pujangga
Dalam keikhlasan setiap insan yang rumahnya termakan alam
Dalam lautan kesabaran sang calon ayah
Dalam kobaran semangat penyelamatan masjid yang di sucikan “Al aqsha“
Filed under: puitis | Tagged: jiwa, rindu, tangis | 36 Comments »

Dimulai dengan Al-Aqsha, Jum’at 2 desember 2009/5 muharam 1430, tak di ijinkannya warga palestina untuk sholat jum’at di masjid Al-Aqsha. Dan pada hari yang sama juga sebuah masjid di bom hingga hancur berkeping-keping…
Jutaan tangisan terdengar dari setiap anak palestina karna kehilangan sang ayah atau sang ibu, jutaan kepiluan selimuti sang bunda karna buah hatinya berdarah-darah atau wafat begitu muda. jutaan teriakan memenuhi langit palestina karna sang Ayah ingin berjuhad melindungi anak dan istrinya, darah meraka begitu harum memenuhi bumi palestina.

Tahukah awal muasal konspirasi pembunuhan ini?
Zionisme dibawa ke dalam agenda dunia di akhir-akhir abad ke sembilan
belas oleh Theodor Herzl (1860-1904), seorang wartawan Yahudi asal
Austria. Baik Herzl maupun rekan-rekannya adalah orang-orang yang
memiliki keyakinan agama yang sangat lemah, jika tidak ada sama sekali.
Mereka melihat “Keyahudian” sebagai sebuah nama ras, bukan sebuah
masyarakat beriman. Mereka mengusulkan agar orang-orang Yahudi menjadi
sebuah ras terpisah dari bangsa Eropa, yang mustahil bagi mereka untuk
hidup bersama, dan bahwa penting artinya bagi mereka untuk membangun
tanah air mereka sendiri. Mereka tidak mengandalkan pemikiran keagamaan
ketika memutuskan tanah air manakah itu seharusnya. Theodor Herzl, sang
pendiri Zionisme, suatu kali memikirkan Uganda, dan ini lalu dikenal
sebagai “Uganda Plan.” Sang Zionis kemudian memutuskan Palestina.
Alasannya adalah Palestina dianggap sebagai “tanah air bersejarah bagi
orang-orang Yahudi”, dibandingkan segala kepentingan keagamaan apa pun
yang dimilikinya untuk mereka.
Sejak itu, terjadilah suatu rencana besar yaitu menelan Palestina menjadi negara mereka
Para Zionis tidak diragukan lagi telah melakukan kekejaman terburuk
kepada orang-orang yang memiliki “sebuah tanah tanpa manusia”:
orang-orang Palestina. Semenjak hari ketika Zionisme memasuki
Palestina, para pengikutnya telah berusaha untuk menghancurkan
orang-orang Palestina. Untuk memberi ruang bagi para imigran Yahudi,
baik dipengaruhi oleh gagasan Zionis maupun takut pada anti-Semitisme,
orang-orang Palestina terus ditekan, diasingkan, dan diusir dari
rumah-rumah dan tanah mereka. Gerakan untuk menduduki dan mengasingkan
ini, yang didorong oleh didirikannya Israel pada tahun 1948,
menghancurkan kehidupan ratusan ribu orang-orang Palestina. Hingga hari
ini, sekitar 3,5 juta orang Palestina masih berjuang untuk kehidupannya
sebagai pengungsi dalam keadaan yang paling sulit.

Semenjak 1920an, perpindahan orang Yahudi yang
diorganisir oleh Zionis telah dengan mantap mengubah keadaan demografi
Palestina dan telah menjadi sebab terpenting berkepanjangannya
pertentangan. Statistik yang terkait dengan peningkatan penduduk Yahudi
ini secara langsung membuktikan kenyataan ini. Angka-angka ini adalah
petunjuk penting tentang bagaimana sebuah kekuatan penjajahan dari luar
negeri, kekuatan tanpa hak hukum atas tanah tersebut datang untuk
merampok hak-hak penduduk asli.
Menurut
catatan-catatan resmi, jumlah imigran Yahudi ke Palestina meningkat
dari 100.000 pada tahun 1920an menjadi 232.000 pada tahun 1930an.21
Hingga 1939, penduduk Palestina yang jumlahnya 1,5 juta jiwa telah
termasuk 445.000 orang Yahudi. Jumlah mereka, yang hanya 10% saja dari
jumlah penduduk 20 tahun sebelumnya, sekarang menjadi 30% dari seluruh
penduduk. Pemukiman Yahudi juga berkembang pesat, dan per 1939
orang-orang Yahudi memiliki dua kali dari jumlah tanah yang mereka
miliki pada tahun 1920an.

1) Wilayah Inggris
2) Wilayah Arab
3)
Wilayah Yahudi
4) Wilayah Internasional
Ketika Palestina berada di bawah kendali Inggris setelah Perang Dunia
I, gelombang besar perpindahan Yahudi ke daerah ini dimulai.
Perpindahan ini lambat laun mulai meningkat pesat. Selama masa ini,
beberapa badan didirikan untuk menentukan bagaimana orang Yahudi dan
Palestina berbagi tanah. Badan yang terkenal adalah the Peel
Commission, yang dikepalai oleh bekas Menteri Luar Negeri Inggris untuk
India Lord Earl Peel, dan Komisi Morrison-Grady, yang dibentuk melalui
kemitraan Amerika-Inggris. The Peel Commission mengusulkan agar
pengawasan Inggris ditingkatkan dan daerah ini dibagi antar kedua
kelompok, hanya Yerusalem dan Haifa yang tetap di bawah kendali Inggris
dan akan terbuka untuk pengamat internasional. Morrison-Grady Plan
mengusulkan agar Palestina dibagi atas empat daerah kantong terpisah.
Namun, anggota badan ini tidak memperhitungkan bahwa tanah yang sedang
mereka bagi ini dimiliki oleh orang-orang Palestina selama
berabad-abad, dan tak seorang pun punya hak untuk memaksa mereka
membaginya bertentangan dengan kehendak mereka.

yang pindah ke Palestina pada 1930. Gambar di atas memperlihatkan
Yahudi yang tiba pada tahun 1947. Sebelum orang-orang Palestina
mengerti apa arti perpindahan ini untuk masa depan mereka, perbandingan
penduduk di daerah ini bergeser untuk keuntungan Yahudi.
TELAH JELAS MANA SIAPA PENJAHAT DAN TERORIS SEBENARNYA.
Maka untuk setiap darah yang tertumpah atas nama pejuang palestina adalah darah para syuhada, dan israel adalah penjajah yang harus di usir…
SAVE OUR PALESTINE
Filed under: analisa | Tagged: DARAH, PALESTINA, SEJARAH | 24 Comments »